Boyolali (Kabar10.com), Sedikitnya dua ratus lima puluh pendaki dari berbagai daerah menggelar upacara Hari Ulang Tahun ke-65 Kemerdekaan Republik Indonesia di puncak gunung Merapi. Para pendaki itu mengaku sudah berangkat dari Selo menuju puncak Merapi sejak Senin (16/8) dan baru turun gunung, Rabu (18/8). “Ada ratusan pendaki melakukan upacara bendera di puncak Merapi, pada Selasa (17/8) pagi sekitar pukul 07.00 WIB untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI,” kata Michael(22) pendaki asal Kaliurang DI Yogyakarta. Dia menuturkan, para pendaki yang melakukan upacara sekitar 250 orang dan semuanya naik dari pintu pendakian di Dukuh Plalangan, Kecamatan Selo, Boyolali. Menurut Michael, dirinya bersama rombongan sebanyak 16 orang yang sengaja melakukan pendakian di Gunung Merapi untuk kegiatan upacara bendera hari Kemerdekaan RI.“Kami memberikan penghormatan bendera merah putih di puncak, Selasa (17/8), sekitar pukul 07.00 WIB. Karena, semua pendaki harus sudah meninggalkan puncak pada pukul 09.00 WIB,” katanya.
Salah satu pendaki lain, Jojo (22)mahasiswa UGM mengatakan pihaknya merupakan salah satu komunitas pecinta alam yang melakukan kegiatan upacara bendera pada 17-an di puncak. Hal itu, dilakukan karena akan lebih meresapi dan mencintai negeri ini.
Menurut dia, lokasi puncak Merapi. sekitar pukul 09.00 WIB harus sudah dikosongkan, karena zat belerang sudah mulai naik, sehingga akan membahayakan para pendaki jika zat itu mengandung racun.
Sementara sejumlah pendaki yang berangkat ke puncak melalui pintu Dukuh Plalangan, Senin (16/8) dan sekitar Rabu (18/8) sekitar pukul 13.00 WIB sudah mulai banyak yang turun.
Sebagian dari mereka mengaku tetap menjalankan ibadah puasa, kendati mereka harus melakukan perjalanan pendakian ke puncak dengan waktu tempuh sekitar enam hingga tujuh jam.











